klise harga cabai

Sekedar intermezo tentang harga cabai yg terus melonjak akhir akhir ini di pasaran.
Petani terpaksa menaikan harga cabai, karena memang sedang ‘paceklik’ tanaman cabai. Tanaman cabai terkena serangan hama dan hujan sehingga banyak yg membusuk. Hal ini juga menyebabkan pasokan cabai menurun drastis.
Apa yg di lakukan pedagang ketika melihat minimnya produksi cabai? Tentu saja mereka tak sungkan sungkan menaikan harga cabai untuk menutupi kerugian mereka. Kejadian ini tidak lepas dari ‘subsidi’ dr pemerintah untuk tanaman cabai berkurang. Dengan alasan harga cabai yg sangat sulit di stabilkan.
Lalu bagaimana dengan para pembeli? Mau tidak mau mereka terpaksa membeli cabai dengan harga yg cukup mahal. Bagi pemilik restaurant atau penjual gorengan yg membutuhkan bnyk cabai, mereka hanya mempunyai 3 pilihan. Menaikan harga makanan yg mereka jual, menurunkan jumlah pemakaian cabai dalam makanan mereka, atau tetap tidak menaikan harga dagangan mereka dan memperkecil keuntungan. Bnyk para pemilik restaurant memilih memeperkecil keuntungan dengan alasan mereka tdk mau kehilangan pelanggan karena rasa sambal mereka yg kurang pedas. Namun tak sedikit juga yg turut menaikan harga makanan yg mereka jual.
Lalu bagaimana dengan ibu rumah tangga? Mereka hanya bisa mengeluh. Dengan penghasilan rumah tangga yg tidak berubah kini mereka harus menambah pengeluaran secara sedikit demi sedikit. Penghasilan suami atau istri yg selalu tetap dari tahun ke tahunnya. Dan pengeluaran yg selalu bertambah tiap minggunya membuat mereka semakin tercekik.
Lalu terjadilah suatu titik balik. pasokan cabai menumpuk dan membusuk di pasaran. Terutama di pasar pasar tradisional, yg dimana pembelinya hampir sebagian besar adalah ibu rumah tangga. Mereka terpaksa mengurangi anggaran belanja demi asupan karbohidrat untuk satu keluarga.
Apa yg terjadi dengan pedagang? Mereka tentu saja rugi dalam jumlah cukup besar. Siapa yg mau membeli cabai busuk?
Apa yg terjadi dengan petani cabai? Mereka juga mengalami kerugian cukup besar. Dikarenakan bnyknya cabai yg busuk sebelum sempat di jual.
Lalu di mana pemerintah? Mungkin mereka sedang memperhatikan, meneliti, dan menyelidiki bagaimana caranya menstabilkan harga cabai. Who knows?

Ya begitulah kita dengan negeri ini. Sekedar intermezo. Hanyalah sebuah cerita klise tentang kenaikan harga cabai yg ternyata memegang hajat hidup orang cukup banyak.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.